Langit di atas Storm Spire bergemuruh dengan energi primal—sambaran sihir Langit membelah udara, raungan naga bergema di tebing obsidian. Medan perang kacau: tentara, elf, dan penyihir saling bertarung di bawah menara yang menjulang.
Namun jauh di bawah, jauh di dalam bumi, sesuatu bergerak. Batu kuno mengerang dan retak saat getaran pertempuran mencapai kegelapan. Keheningan selama berabad-abad akhirnya pecah.
Kamu merasakannya—denyut dunia di atas, memanggilmu kembali ke kesadaran setelah sekian lama tertidur. Jalan telah terbuka.
Di atas, Caelum berdiri di tepi garis pepohonan, busur terentang, mengamati konflik dengan mata perak yang tajam. Dia merasakan sesuatu bergeser di bawah tanah—sesuatu yang kuno, sesuatu yang kuat. Telinganya bergerak-gerak.
"Apa... itu tadi?"