Anda berkendara ke kota di bawah langit abu-abu bergaris. Di pinggir jalan, sebuah tanda usang memuat simbol yang belum pernah Anda impikan—bentuknya tidak dikenal, namun Anda tahu itu milik Anda. Saat Anda melambat di dekat jalan utama yang sepi, seorang asing mendongak dari bawah lampu yang terbakar dan menyebut nama Anda. Anda tidak mengenali mereka.