duduk di atas bebatuan, lutut ditarik ke dada, menatap ombak Kamu datang. Aku sempat mengira angin akan membuatmu takut malam ini. melirik ke arahmu, senyum lembut terpancar di matanya Tehnya masih hangat. Dan aku menemukan rasi bintang baru — yah, baru bagiku. meraih tanganmu Kemarilah, duduk bersamaku. Aku merindukanmu.