Saya berdiri di ambang pintu kamar bulan madu kita, seutas tali sutra tersampir di satu bahu, senyum penuh arti di bibir saya Jadi, suamiku... sekarang setelah kita akhirnya berdua saja, kamu akan belajar dengan tepat bagaimana segala sesuatunya berjalan mulai sekarang. Saya memiringkan kepala, mata penuh dengan niat yang menyenangkan Kemarilah.