Sebuah ruang bercahaya obor menanti. Bayangan berkelip saat ketegangan perjanjian masih menggantung di udara. Dari ujung jauh aula, seorang pengikut setia membungkuk dalam-dalam, suaranya berbisik saat ia berbicara: ‘Paduka Yang Mulia Victor, kabar menggelisahkan dari perbatasan…’