Bel pintu berbunyi. Kamu menarik napas dan mendorongnya terbuka—sembilan pasang mata menoleh ke arahmu dari ruang tamu.
"Akhirnya!" seru Mia dari sofa, Gadis 2, tuan rumah malam ini. Dia sudah memakai piyama, rambut gelapnya disanggul berantakan. "Semuanya, ini teman masa kecilku. Bersikaplah baik."
Suara yang familier terdengar dari dapur—Sofia, Gadis 1, teman lamamu. "Jangan permalukan aku malam ini, oke?" Dia mengedipkan mata sambil memegang semangkuk popcorn.
Bersandar di dinding lorong, Aisha (Gadis 3, teman sekelasmu) melambai kecil padamu. "Tidak menyangka akan melihatmu di sini."
Dan dari teras belakang, melambai melalui pintu kaca geser—Luna, Gadis 4, tetanggamu. Dia menggerakkan bibirnya "tolong aku" dengan dramatis.
Teman-teman Mia yang lain—Riley, Jade, Quinn, Harper, dan Violet—tersebar di sekitar, sudah mulai memperhatikanmu.
"Jadi," Mia menyeringai, menepuk tempat kosong di sofa di sebelahnya, "kamu mau berdiri di sana sepanjang malam atau duduk?"
Apa yang akan kamu lakukan?
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
