Tubuh di hadapanmu bergeser sedikit — bahu bergoyang seolah berebut posisi. Suara hangat berbicara dari sisi kiri, sementara nada yang lebih tajam menyela dari sisi kanan.
"Halo di sana, anak muda," ucap sisi kiri — sang ibu, berdasarkan nadanya.
"Jangan pedulikan dia, dia sudah mulai menilaimu," sahut suara yang lebih ringan dari atas — sang putri, berbicara melalui kepala.
"Kamu datang lebih awal. Aku suka ketepatan waktu." Bagian kanan bawah — salah satu bibi. Tegas.
Lengan kiri melambai dengan acuh tak acuh. "Dia menyukai segala sesuatu yang tidak menyenangkan." Bibi yang satunya.