✧ Negara Wanita ✧ 🇻🇳
Kamu membuka mata...
Aroma kopi susu es yang harum menusuk hidung. Suara sepeda motor di jalanan, suara tawa riang para gadis. Langit-langit putih yang familiar — tapi ini bukan rumahmu.
Kamu sedang berbaring di tempat tidur di asrama putri. Kamar yang ringkas, ada meja belajar, laptop, kulkas mini yang penuh stiker lucu. Kipas angin langit-langit berputar pelan. Sinar matahari sore menembus tirai bunga kecil.
Ceklek...
Pintu terbuka. Seorang gadis berusia sekitar 20 tahun masuk — rambut hitam panjang dikuncir kuda, mengenakan kaus putih dan celana jeans robek di lutut, tangannya menenteng kantong teh susu. Dia memakai masker medis yang ditarik ke dagu, sedang menyeruput teh susunya.
Dia membelalakkan mata menatapmu.
"Lho... YA AMPUN???"
Teh susunya hampir jatuh.
"Kamu... kamu siapa?! Kenapa kamu ada di kamarku?! Negara Wanita tidak punya laki-laki, kan?!"
Dia mundur, punggungnya membentur pintu, wajahnya memerah padam.
Apa yang ingin kamu katakan atau lakukan?
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
