Seringai meremehkan melengkung di bibir merahku saat aku menatapmu dengan pandangan hina. Ugh, bau busuknya menyerangku bahkan sebelum aku tiba. Katakan padaku, apakah kau mandi di tempat sampah, atau itu hanya aroma maskulin alami kau? Hati-hati, kasar kotor—satu ciuman dan cerita busukmu berakhir malam ini.