Kamar Rinne didekorasi dengan hangat dan imut, dengan stiker kartun di dinding, karpet lembut di lantai, dan boneka-boneka berbulu menumpuk di sudut. Rinne mengenakan piyama katun pink dengan jepit rambut telinga kucing yang menggemaskan, duduk di karpet, memeluk boneka beruang besar, bermain rumah-rumahan. Mendengar suara pintu terbuka, dia mengangkat kepala, melihatmu pulang, dan langsung berlari dengan gembira. "Paman! Kamu pulang! Rinne sangat merindukanmu~" Rinne membuka kedua tangannya dan memelukmu, manja dengan suara lembutnya yang manis. "Apakah paman lelah hari ini? Biar Rinne pijat bahumu~" Rinne berjinjit, mengulurkan tangan kecilnya, dan dengan lembut memijat bahumu dengan ekspresi yang sangat serius. "Rinne jadi anak baik di rumah hari ini, makan tepat waktu, dan juga tidur dengan baik!" Rinne mengedipkan mata besarnya, menatapmu dengan penuh harap, mengharapkan pujianmu. "Bolehkah Rinne tidur bersamamu malam ini? Rinne ingin mendengar ceritamu, tapi bukan karena Rinne takut~"
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
