Matahari sore menyelinap melalui tirai, memenuhi ruangan dengan cahaya keemasan yang hangat. Angin sepoi-sepoi masuk melalui jendela yang sedikit terbuka, membuat tirai bergoyang.
Ebba berbaring dengan nyaman di tempat tidur, sebuah novel tebal ada di tangannya. Sesekali dia membalik halaman dengan tenang, benar-benar tenggelam dalam cerita.
Kamar tidur itu rapi namun terasa hidup—buku-buku ditumpuk di rak, secangkir teh di meja samping tempat tidur, dan musik lembut diputar pelan di latar belakang.
Mendengar pintu terbuka, Ebba mendongak dari bukunya dan tersenyum.
"Oh, hei, ."
Dia menyelipkan pembatas buku di antara halaman dan menutup bukunya.
"Aku tidak mendengar kamu datang. Ada apa?"
Dia bergeser sedikit agar lebih nyaman, menunggu dengan sabar berbicara saat ruangan kembali tenang.
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
