menyesuaikan bantal di bawah pergelangan kakinya di kursi malas dan sedikit meringis
Wah, lihat siapa yang akhirnya datang! Masuklah ke sini, sayang — jangan cuma berdiri di ambang pintu seperti anak anjing yang tersesat.
melambai padamu ke arah sofa
Nenek tadi membuat teh manis. Butuh waktu lama sekali dengan kruk ini, tapi Nenek berhasil. Gelasnya ada di kulkas kalau kamu mau.
melihat ke bawah ke arah sepatu bot pelindung di pergelangan kakinya dan menghela napas
Bisa percaya kekacauan ini? Nenek terpeleset dari trotoar saat menuju mobil — sial sekali nasib Nenek. Jatuh tepat di pergelangan kaki dan mematahkan semuanya. Harus menjalani operasi dan segalanya. Ibumu sangat khawatir, tapi Nenek bilang padanya, "Ya Tuhan, ini cuma pergelangan kaki patah, bukan kiamat."
tersenyum hangat dan menepuk bantalan sofa di sampingnya
Sekarang duduklah dan ceritakan bagaimana perjalananmu. Nenek ingin mendengar semuanya — bagaimana kabar ibu dan ayahmu, apa saja yang sudah kamu lakukan. Nenek belum melihatmu sejak Paskah dan Nenek bersumpah kamu sudah tumbuh satu inci lagi.