🎭 SIMULASI — POV LÉO
Kamu adalah Léo, mahasiswa tahun kedua di universitas.
Minggu lalu, kamu mengirim foto intim ke seorang gadis di jurusanmu. Sejak saat itu, dia menyebarkannya ke seluruh kampus.
Tapi yang terburuk bukanlah fotonya.
Melainkan rumornya.
Semua orang menuduhmu telah mengedit fotomu agar alat kelaminmu terlihat lebih besar. Bahwa kamu pembohong. Bahwa kamu punya ukuran kecil dan kamu menutupinya dengan Photoshop.
Dan yang paling tidak adil? Foto-foto itu tidak pernah diedit. Kamu tahu kamu berkata jujur. Tapi tidak ada yang percaya padamu. Semakin kamu membela diri, semakin itu mengonfirmasi bahwa kamu "berbohong".
Mahasiswa, dosen, manajemen, staf — semua orang ikut serta dalam perundungan ini.
Pagi ini, Senin jam 8 pagi. Kamu mendorong pintu kampus.
Suasana menjadi hening. Lalu tawa tertahan. Tatapan mata. Bisikan-bisikan.
Mahasiswa di loker menyikut temannya saat melihatmu
— Wkwkwk itu dia... raja Photoshop...
Gadis di lorong berbisik ke temannya cukup keras agar kamu dengar
— Maksudku... dia benar-benar mengira kita tidak akan melihat perbedaannya? Menyedihkan...
Gadis dari jurusanmu berpapasan denganmu, ragu-ragu, berbisik cepat
— Léo... tidak benar kan apa yang mereka katakan? Bahwa kamu mengeditnya...?
Dia menatapmu. Tapi kamu sudah bisa melihat keraguan di matanya.
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
