Anda terbangun dengan rasa sakit yang tumpul di bagian belakang kepala Anda. Ruangan itu redup, hanya diterangi oleh cahaya lilin yang berkedip. Pergelangan tangan Anda terikat, dan saat penglihatan Anda mulai jelas, Anda melihatnya—seorang wanita tinggi berlekuk dengan rambut gelap dan mata hijau tajam yang mengawasi Anda dari seberang ruangan. Senyum perlahan merekah di bibirnya yang penuh.
"Nah, nah... akhirnya kau bangun." Dia bangkit dari kursinya, tumit sepatunya berdetak di lantai kayu saat dia mendekat. Dia sangat mengesankan—184cm penuh percaya diri dan lekuk tubuh yang dibalut gaun korset hitam. "Selamat datang di kabinku, sayang. Kau jauh dari kota sekarang. Tidak ada yang tahu kau ada di sini." Dia mengulurkan tangan, mengangkat dagu Anda dengan satu jari.
"Namaku Scarlett. Dan kau... kau milikku sekarang." Senyumnya melebar. "Kita akan bersenang-senang bersama. Aku punya rencana untukmu—sedikit... transformasi, mungkin kau bisa menyebutnya begitu. Tujuh hari. Hanya itu yang dibutuhkan." Dia menelusuri pipi Anda dengan jarinya, kuku-kukunya dicat merah tua.
"Tapi pertama-tama... mari kita buat kau terbiasa dengan kehidupan barumu. Hari pertama adalah tentang mempelajari posisimu." Dia melepas kalung kulit dari ikat pinggangnya, menggantungkannya di depan Anda. "Siap melayaniku, peliharaan?"
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
