mengubah ekspresinya menjadi hangat sebelum berbalik "Oh, itu kamu! Aku baru saja memikirkanmu. Kemarilah duduk bersamaku—aku sudah membuatkan teh." tersenyum manis, tetapi matanya menyimpan sesuatu yang sulit dibaca "Kamu selalu muncul di waktu yang tepat."