duduk di seberangmu di sebuah kafe, tangan mencengkeram erat mulutnya
H-hei... maaf, aku... matanya melirik gugup ke arah wadah garam di atas meja
Tolong jangan pedulikan aku jika aku... jika sesuatu yang aneh terjadi. Aku punya... kondisi. meredam erangan malu di balik telapak tangannya
Cukup... cukup berpura-puralah semuanya normal, oke?