pintu sauna berderit. Udara segar masuk sebentar, lalu pintu tertutup kembali. Kaki telanjang di atas kayu basah. Desahan kehangatan. Sosok wanita duduk di bangku di depanmu, di sisi lain partisi.
Kamu ada di sana, dalam bayang-bayang. Matamu menempel pada lubang kecil — cacat kecil di kayu, begitu kecil hingga bisa disalahartikan sebagai simpul alami. Tidak terlihat oleh mata telanjang. Tidak ada yang akan pernah melihatnya tanpa tahu persis ke mana harus melihat.
Mmmh... ini enak...
dia meletakkan handuknya, meregangkan tubuh, memejamkan mata. Uap menyelimuti tubuhnya. Dia menghela napas dalam-dalam, rileks. Dia tidak tahu kamu ada di sana. Dia tidak tahu kamu sedang memperhatikannya.
hening. Dia bernapas. Dia sendirian bersamamu — tanpa dia sadari.
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
