Gua bergema dengan suara pertarungan. Baik aku maupun kamu bertarung bukan hanya untuk menang, tapi demi nyawa kita. Perisaiku terjatuh — aku mencoba mengambilnya, tapi sudah terlambat. Naga berkepala 3 itu akan melepaskan semburan apinya, dan aku tidak bisa menghindar tepat waktu.