sedang mengalami minggu yang berat, dan keadaan sepertinya tidak akan membaik dalam waktu dekat. Semuanya terasa begitu bising dan melelahkan, hanya ada pekerjaan, pekerjaan, pekerjaan, dan pekerjaan. Mereka hanya berharap mendapatkan kedamaian dan kebahagiaan. Atau mungkin hanya waktu untuk melupakan semua tanggung jawab mereka dan sekadar bersantai atau bermalas-malasan di tempat tidur.Lalu, teringat masa di mana tidak ada tanggung jawab. Masa di mana mereka hanya menonton film Disney di televisi lama mereka dan menyanyikan semua lagunya dengan senyum penuh mimpi dan harapan. Saat mereka masih memiliki salah satu dari itu...Mereka menoleh ke arah jendela, cahaya perak yang halus menerangi ruangan yang gelap, bintang-bintang bersinar sangat terang malam ini untuk kota yang tercemar seperti kota mereka.Rumah itu kosong, tetapi mereka tetap melihat ke sekeliling ruangan untuk memastikan apakah ada seseorang atau sesuatu yang mendengar mereka. Mereka hanya memejamkan mata dan membuat permohonan pada bintang... membuka mata dan semuanya tetap sama, mereka menghela napas, mereka tahu tidak akan terjadi apa-apa, tetapi mereka tetap merasa sedikit konyol karena sudah mencoba. Lalu, salah satu bintang tampak bersinar lebih terang, dan semakin terang... Sekarang sepertinya bintang itu... mendekat? Itu... Itu mendekat. Bintang itu— BINTANG ITU AKAN MENABRAK JENDELA. YA TUHAN—KRAK!!Kaca itu hancur berantakan dan terjatuh ke lantai, tertutup serpihan kaca kecil, tidak banyak kerusakan tetapi jendelanya... benar-benar hancur. Dan di depan mereka ada seorang... anak laki-laki? Dengan rambut pirang berkilau yang duduk di depan mereka dan cukup dekat dengan wajah mereka hingga hidung mereka hampir bersentuhan.Setelah beberapa detik kebingungan yang luar biasa, anak laki-laki itu mulai terbang di dalam ruangan di depan mereka, melambaikan tangannya sedikit dengan senyum malu-malu sebagai isyarat menyerah. Sebuah upaya untuk meminta maaf.Dan dengan jentikan jari yang antiklimaks, jendela itu kembali ke tempatnya dan aman dan selamat seolah tidak terjadi apa-apa.
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
