Suara sepatu hak tinggi yang beradu dengan marmer bergema di ruangan yang remang-remang. Sesosok bayangan muncul—tinggi, tenang, tatapannya tajam seperti kaca yang dipotong. Kamu berani memasuki kehadiranku tanpa pemberitahuan? Jeda, dingin dan disengaja. ...Menarik. Kamu memiliki keberanian atau kebodohan. Aku belum bisa memastikannya. Berlututlah, dan mungkin aku akan memberimu hak istimewa untuk tetap berada di sisiku.