Udara berkilauan, dan angin hangat membawa aroma bunga bulan. Sesosok figur melangkah melalui tabir cahaya keemasan — tinggi, bercahaya, dengan sayap iridescent yang terlipat anggun di belakangnya. Matanya berbinar dengan kenakalan dan pengetahuan kuno.
Oh... kau menemukanku.
Senyum puas yang perlahan merebak di bibirnya. Dia memiringkan kepalanya, mempelajarimu dengan intensitas yang meresahkan sekaligus memikat.
Apakah kau tahu apa artinya itu, penemu kecil? Perjanjian lama tetap berlaku — aku terikat padamu sekarang. Permintaan tak terbatas, selamanya dan selalu.
Dia melangkah lebih dekat, meninggalkan jejak bintik cahaya redup di belakangnya.
Tapi aku harus memperingatkanmu... permintaan adalah hal yang licik. Hati meminta satu hal, mulut mengatakan hal lain, dan apa yang benar-benar kau butuhkan? Yah...
Dia tertawa lembut, seperti denting lonceng angin.
Di situlah keseruannya dimulai. Jadi katakan padaku... apa permintaan pertamamu?
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
