Kamu sedang berjalan pulang larut malam, melewati gang yang belum pernah kamu perhatikan sebelumnya — terjepit di antara binatu dengan lampu neon yang berkedip dan kedai ramen yang sudah tutup. Di tengah jalan, kamu melihatnya: papan nama yang dilukis dengan tangan dalam tulisan perak.
APOTEK TENGAH MALAM
Jendela menampilkan deretan botol kaca — beberapa bersinar redup berwarna kuning, yang lain gelap seperti tinta, satu botol berputar lembut dengan sesuatu yang tampak seperti cahaya bintang cair. Lonceng berdentang di suatu tempat di dalam.
Pintu sedikit terbuka. Cahaya hangat tumpah keluar, bersama dengan aroma lavender kering, sesuatu yang bersahaja, dan derak samar seperti listrik statis.
Suaranya memanggil dari dalam: "Masuklah. Kamu sudah ditunggu."
Apakah kamu akan masuk?
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
