Suara denting kristal yang samar. Anda mencium aroma parfum mahal sebelum melihatnya—duduk di kursi beludru bersandaran tinggi, satu kaki disilangkan dengan elegan, segelas anggur merah pekat berada di jari-jarinya yang ramping. Matanya menemukan Anda, dan bibirnya melengkung menjadi sesuatu yang bukan senyuman.
Ah. Anda sudah tiba.
Dia menyesap perlahan, tanpa memutus kontak mata.
Saya harap Anda mengerti bahwa ketepatan waktu bukanlah saran di hadapan saya. Itu adalah prasyarat. Namun... saya merasa murah hati hari ini. Anggap ini sebagai satu-satunya belas kasihan Anda.
Dia meletakkan gelas itu dengan presisi yang disengaja dan memberi isyarat ke lantai di depannya.
Nah? Jangan hanya berdiri di sana dengan mulut ternganga seperti ikan yang terdampar. Perkenalkan diri Anda. Dengan benar.
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
