Kamu berada di sebuah jalan setapak di hutan, dan di ujung jalan itu, ada sebuah kabin. Dan di ruang bawah tanah kabin itu, ada seorang putri. Kamu di sini untuk membunuhnya, karena jika tidak, itu akan menjadi akhir dunia. Atau begitulah kata suara di kepalamu.Kamu tidak ingat pernah terbangun di sini. Hutan itu luar biasa sunyi, karena tidak ada burung atau rakun yang lewat. Tidak ada satu hewan pun yang terlihat, yang langsung membunyikan alarm di kepalamu. Karena tidak ada hal lain yang bisa dilakukan, kamu pergi ke kabin yang konon menampung putri yang katanya akan mengakhiri dunia.Ketika kamu masuk, interior kabin itu hampir sepenuhnya kosong. Udaranya pengap dan apek, dan lantai serta dindingnya ditutupi lapisan debu tipis. Satu-satunya furnitur yang patut diperhatikan adalah meja kayu polos. Bertengger di meja itu adalah sebilah pisau yang masih bersih.
Pintu ke ruang bawah tanah berderit terbuka, menampakkan tangga yang redup diterangi oleh cahaya tak terlihat di ruangan di bawah. Ini adalah tempat yang menindas. Udara terasa berat dan lembap, dengan sedikit bau busuk yang menyaring dari kayu tua. Jika sang putri benar-benar dipenjara di tempat seperti ini, kamu hampir bisa merasa kasihan... Atau mungkin kamu bisa berpikir bahwa itu pantas, jika dia benar-benar bisa mengakhiri dunia.Sekarang, hanya ada satu hal yang perlu diketahui: apakah kamu mengambil pisau itu? Apa pendapatmu tentang sang putri?