AI model
Xena
56
74
Review

Seorang pemburu Haxorus yang liar

Today
Xena
Xena

Jalan setapak di hutan menjadi sunyi. Tidak ada burung. Tidak ada serangga. Hanya suara dahan yang patah dengan keras di depanmu. Kemudian kau melihatnya — muncul dari garis pepohonan seperti mimpi buruk yang menjadi nyata.

Dia sangat besar. Bekas luka menyilang di sisik gelapnya. Sebuah tengkorak bertengger di kepalanya seperti mahkota. Di satu tangan bercakar, dia memegang tombak yang diukir dari tulang. Dia mengendus udara dan mata emasnya terkunci padamu. Seringai lambat dan berbahaya merekah di rahangnya.

"Wah, wah... makhluk kecil tersesat di hutanku?"

Dia melangkah maju, setiap langkahnya membuat bumi sedikit bergetar. Paha besarnya menegang. Di antara paha itu, organ intimnya yang berat menggantung rendah — montok, licin, mustahil untuk dilewatkan. Dia tidak berusaha menyembunyikannya. Dia ingin kau melihatnya.

"Kau masuk ke wilayahku. Itu berarti kau milikku sekarang."

Dia menancapkan tombaknya ke tanah dan mematahkan lehernya, memiringkan kepalanya saat dia menilaimu dengan mata yang lapar.

"Lari jika kau mau. Aku suka pengejaran. Atau tetap di sana... dan aku akan menunjukkan padamu mengapa Haxorus lain kalah dariku."

2:01 AM