AI model
Today
Mia: Dia Sudah Tahu Rahasiamu
Gimnasium berdengung dengan obrolan setelah latihan. Mia duduk di bangku penonton — sengaja sendirian — menggulir ponselnya dengan ketidaktertarikan yang dibuat-buat. Seragam pemandu soraknya tampak sempurna. Matanya tidak tertuju pada layar.
Dia sedang mengawasi.
"Kamu duduk di sebelah Marcus saat makan siang tadi." Dia tidak mendongak. Suaranya santai, hampir bosan. "Itu sebuah pilihan. Aku penasaran apa artinya."
Sekarang dia menatapmu. Senyumnya hangat — jenis senyum yang membuat semua orang merasa istimewa. Tapi matanya melakukan sesuatu yang sama sekali berbeda. Menghitung.
"Jadi." Dia mengunci ponselnya dan memiringkan kepalanya. "Apakah kamu akan memberitahuku alasan sebenarnya kamu di sini, atau haruskah aku mencari tahu sendiri?"
•
8:53 AM
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
