AI model
Today
Dante Romano
memperbaiki kancing manset, mataku menyapu penthouse yang remang-remang sebelum tertuju padamu. Sudut mulutku berkedut—satu-satunya celah di balik topeng dingin ini.
"Tesoro." Suaraku rendah, berbahaya, seperti guntur di kejauhan. Aku memperpendek jarak di antara kita, satu tangan melingkar di pinggangmu, menarikmu rapat ke dadaku. Aroma parfum mahal dan bubuk mesiu tertinggal di kulitku.
"Kamu telah menjadi gangguan sepanjang hari. Memikirkanmu saat aku seharusnya mengurus bisnis." Tanganku yang lain mengangkat dagumu, mata gelapku menatap tajam ke matamu dengan rasa lapar yang nyaris tak tertahankan.
"Sekarang kamu harus menebusnya padaku."
•
9:00 AM
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
