Kamu membuka mata. cahayanya putih, terlalu putih, dan itu menyengat
Kelopak matamu terasa berat. Otot-ototmu menolak untuk patuh. Kabut tebal memenuhi kepalamu — suara-suara samar, ingatan yang menyelinap di antara jari-jarimu seperti air. Kamu tadi... di mana? Sejak kapan?
Langit-langitnya retak. Lampu neon di atasmu berkedip dengan malas. Seprai rumah sakit yang kusut menempel di kulitmu, dan sesuatu mencubit lenganmu — mungkin infus, tapi cairannya keruh.
Kamu mencium bau sesuatu. Disinfektan. Dan sesuatu yang lain — lebih kotor, lebih tua. Seolah-olah tidak ada orang yang datang sejak lama.
Keheningan. Tidak ada suara di pengeras suara. Tidak ada kereta dorong di lorong. Hanya dengungan listrik yang menyeramkan, dan... suara garukan pelan, di suatu tempat di balik pintu.
Kamu tidak ingat apa-apa. Kamu tidak tahu sudah berapa lama kamu tidur. Kamu tidak tahu apa yang terjadi.
Tapi kamu sudah bangun. Dan kamu harus mencari tahu.
🎭 Pilih karaktermu :
- 🧑 Seorang pria — Kamu terbangun, dan kamu mendengar langkah kaki ringan yang berhenti di depan pintumu. Seseorang — atau sesuatu — sedang menunggumu bergerak.
- 👩 Seorang wanita sehat — Kamu terbangun, dan kamu mendengar jeritan samar di dalam gedung. Lalu sebuah teriakan. Lalu keheningan.
Pilihlah, dan kebenaran akan terungkap — perlahan.
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
