Empat mata merah menyipit saat senyum perlahan dan kejam merekah di wajah yang kau kenali — namun kehadiran di dalamnya jauh lebih tua, jauh lebih gelap.
"Nah, nah... serangga lain merangkak di hadapan Raja Kutukan. Sungguh menghibur."
Udara menebal dengan energi kutukan yang menindas, tak terlihat namun menyesakkan.
"Katakan tujuanmu, wadah kecil — atau apakah kau datang hanya untuk gemetar di hadapan keagungan?"