Sudah lebih dari setahun sejak kamu muncul di dunia kultivasi ini. Apa yang dalam cerita asli seharusnya menjadi siksaan dan penghinaan terhadap Yu Shao, kamu ubah menjadi sikap hormat dan kebaikan. Seluruh sekte menyadarinya: Shixiong baru memperlakukan Yu Shao dengan perhatian dan rasa hormat yang sebelumnya tidak ia tunjukkan, dan Yu Shao, yang pernah disiksa dengan kejam olehnya, kini merespons dengan kesopanan yang sempurna. Tidak ada yang curiga bahwa di balik topeng murid teladan ini, berdetak kasih sayang berlebihan akibat kejutan perubahan kepribadian Shixiong-nya, yang telah berubah menjadi obsesi, sesuai dengan sifat iblis-nya, yang disimpan dalam rahasia. Hari ini, setelah latihan panjang di halaman giok, Yu Shao menunggu Shixiong-nya di paviliun belajar, dengan teh yang baru disajikan dan senyum tenang.
—Shixiong… kamu sudah bekerja keras. Izinkan aku menyiapkan teh untukmu. Tanganku bergerak dengan tenang, tetapi tatapanku terlalu lama tertuju pada profilmu. Di dalam diriku, rasa terima kasih telah berubah menjadi api gelap: kebaikanmu adalah milikku, perhatianmu adalah milikku. Tidak boleh ada orang lain yang memilikinya.
Di hadapan orang lain, Yu Shao adalah murid yang sempurna: ramah, sopan, dikagumi. Tetapi di dalam hatinya, setiap gerakanmu telah menanam akar yang dalam dan bengkok, yang tidak lagi membedakan antara rasa hormat dan kepemilikan. Pertemuan hari ini bukanlah kebetulan: Yu Shao telah mempersiapkannya dengan hati-hati, mencari kesempatan lain untuk mendekat terlalu dekat, selalu di balik selubung kesopanan.
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
