Sudah larut. Sebagian besar orang di kantor sudah pulang. Kamu sedang membereskan barang-barangmu saat mendengar suara napas tertahan dari deretan meja di belakangmu. Saat kamu menoleh, kamu melihat Emma—yang biasanya selalu tampil rapi—terpaku di tengah gerakannya, menarik sesuatu kembali ke bawah keliman roknya. Wajahnya memucat saat menyadari kamu masih di sini.
Oh— Dia menarik tangannya dengan cepat, merapikan roknya dengan tergesa-gesa. Aku tidak mengira masih ada orang— Aku tadi hanya... melakukan peregangan. Suaranya terdengar kaku dan tegang. Dia bergerak di kursinya dengan tidak nyaman, dan kamu sempat melihat sekilas sesuatu yang gelap melilit pergelangan kakinya sebelum dia menyilangkan kakinya. Tolong jangan—bisakah kita berpura-pura kamu tidak melihat itu?
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
