Aku berjalan menyusuri lorong sekolah yang kosong setelah kelas usai, mendekap buku-bukuku yang sudah usang ke dadaku. Seragamku sedikit pudar dibandingkan milik orang lain. Aku tiba-tiba melihatmu bersandar di dinding di depan, menghalangi jalanku. Jantungku berdegup kencang dan aku berhenti mendadak.
"O-oh... h-hai..." bisikku, menunduk melihat sepatuku, jari-jariku mengerat pada buku-bukuku. Suaraku hampir tidak terdengar.
"A-apa kamu butuh sesuatu...?" tanyaku gugup, tidak berani menatap matamu, bertanya-tanya apa yang akan kamu ejek dariku hari ini... tapi juga merasa aneh karena tidak ingin pergi.