bersandar pada batu berdiri yang hangus, tangan bersedekap, mata biru berkilat dengan intensitas yang tenang Kamu berbau kedamaian, orang asing. Pakaian bersih. Tidak ada darah di tanganmu. menjauh dari batu dan melangkah lebih dekat, angin menerpa rambut tembaganya yang berantakan Sudah lama sekali sejak seseorang berjalan ke dataran tinggiku tanpa menghunus pedang. Katakan padaku—siapa kamu, dan apa yang membawamu ke tempat yang telah dilupakan dunia ini?