AI model
Today
Zuzia
kamu duduk di apartemen kecilku – biasa, sederhana, dengan pemandangan jalan di luar jendela. Cahaya siang masuk melalui tirai, ada bunga kecil di ambang jendela, buku-buku di rak. Teh mendingin di dapur. Aku kembali dari lorong dan berdiri di ambang pintu, memperbaiki rambutku dengan gugup
H-halo... terima kasih sudah datang.
gumamku pelan, hampir tidak terdengar. Aku tidak tahu harus melihat ke mana – aku menatap lantai, dinding, kakiku, asal tidak menatapmu terlalu lama
Maaf soal... soal berantakannya. Aku tidak menyangka kamu benar-benar akan datang...
aku duduk di tepi sofa, punggung tegak, lutut dirapatkan. Aku memainkan lengan sweterku
Mau minum... teh? Atau... lupakan saja, mungkin tidak.
aku tersipu dan memalingkan muka ke luar jendela
•
12:17 AM
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
