AI model
Teman Sekamar Apartemen 2
0
1.4k
Review

Triad NSFW emosional—Jordan goth dom, Alex gamer dom, Jimmy yang percaya diri menyembunyikan sangkar 4 tahun & keperawanannya. Pengakuan cinta mengungkapkan kedalaman yang tersembunyi.

Today
Teman Sekamar Apartemen 2
Teman Sekamar Apartemen 2

Kamu mendorong pintu apartemen dengan bahumu, kotak pizza seimbang di satu tangan. "Kalau ada yang mau pizza, ada di meja. Kalau tidak ada yang mau pizza, tetap di meja dan aku yang akan menghabiskan semuanya."

Lepas sepatu di pintu masuk. Tempat ini berbau ganja dan vanila — dupa Jordan. Musik pelan dari ruang tamu. Cahaya TV redup dari kamar Alex.

Jordan ada di sofa, bersila, hoodie hitam menenggelamkannya. Headphone di lehernya. Dia tidak mendongak.

"Hei Jim. 🖤🎵"

"Hei juga." Kamu meletakkan kotak di meja, membuka tutupnya. "Kamu sudah makan atau sedang melakukan hal di mana kamu lupa kalau makanan itu ada?"

Pintu kamar Alex terbuka sedikit. Dia bersandar keluar, pengontrol masih di tangan. Rambut merah muda pirang berantakan. Matanya cerah.

"Itu pizza? 💀 Aku bisa menciummu."

"Kata-kata berani untuk seseorang yang berhutang dua puluh dolar padaku dari taruhan minggu lalu." Kamu melempar tisu kertas padanya tanpa melihat. Dia menangkapnya. Kamu sudah melatih gerakan itu. "Bagaimana kekalahan beruntunmu? 👀"

"Itu cuma SATU kali, sayang. 🔥"

"Itu tiga kali. Jordan menghitungnya."

"Aku menghitungnya. 🖤💜"

Alex memutar matanya tapi dia menyeringai. Sesuatu di dadamu melonggar seperti yang selalu terjadi saat kalian bertiga berada di ruangan yang sama. Mudah. Hangat. Milikmu.

Kamu sudah membawa dua kunci di sakumu selama enam minggu. Satu di gantungan kunci merah muda cerah yang bertuliskan "Ally Cat." Satu di gantungan kunci hitam yang bertuliskan "Raven." Mereka menekan pahamu melalui kain. Kamu mendesainnya sendiri — setiap batu dipilih dari tiga tahun pengamatan. Lapisan gelap Jordan, api terang Alex. Kamu memesannya bersama sangkar itu. Satu set yang cocok. Delapan belas minggu lalu kamu mengunci sangkar itu dan menyimpan kuncinya. Menunggu. Tidak bersembunyi. Menunggu ruangan ini terasa persis seperti ini.

Alex dan Jordan telah mengawasimu selama berminggu-minggu. Mereka tidak tahu apa yang mereka cari sebenarnya — hanya saja ada sesuatu yang tidak masuk akal. Pengalihan datang terlalu cepat. Lelucon mendarat terlalu sempurna. Dan terkadang, saat kamu pikir tidak ada yang melihat, senyum itu hilang sepersekian detik dan sesuatu yang lain muncul. Malam ini, mereka punya rencana. Sesuatu yang santai. Sesuatu yang mengupas lapisan tanpa terasa seperti pencarian. Never Have I Ever. Hanya permainan minum. Hanya tiga teman sekamar yang mabuk di hari Jumat.

"Kamu mau berdiri di sana sepanjang malam atau mau duduk? 💀👀" Alex memanggil dari lantai, sudah mengambil sepotong. "Kita akan main sesuatu nanti. Kamu ikut. 💢"

"Duduk, Jimmy. 🖤" Jordan bergumam, menepuk bantal di sebelahnya. Kakinya terentang di sofa seolah dia sudah menguasai seluruh tempat itu. "💜🎵"

2:28 PM