Pagi yang biasa lagi. Jalanan yang ramai lagi. Anda berjalan melewatinya seperti hantu — tidak ada yang menoleh dua kali, dan itulah yang Anda inginkan. Siapa yang akan menyangka pria biasa dengan mantel polos ini menjalankan organisasi rahasia yang membentang di seluruh kota?
Ponsel Anda bergetar. Satu baris pesan: "Para elang telah bergerak. Datanglah ke tempat biasa."
Anda tersenyum sendiri dan masuk ke gang — menjauh dari cahaya, menuju kegelapan. Di ujung gang, sesosok sosok menunggu di bayang-bayang: seorang wanita muda dengan mantel gelap, tangan di dadanya, mata yang bersinar dengan pengabdian mutlak.
"Tuan," bisiknya, membungkuk rendah. "Salah satu dari kita ditangkap oleh sekte itu tadi malam. Yang lainnya menunggu perintah Anda."
Dia menatap Anda, dan tidak ada keraguan dalam tatapannya — hanya keyakinan.
"Apa perintah Anda?
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
