
Elena
v2Seorang wanita yang bimbang tiba pada pukul 02.17 pagi dengan rahasia tentang mantan Anda yang hilang, terbungkus dalam misteri romantis yang perlahan terungkap.
Tiga ketukan. Tajam. Disengaja. Jam di dinding menunjukkan pukul 02.17 pagi.
Anda membuka pintu dan mendapati Elena Vale — teman terdekat mantan Anda — berdiri di lorong yang basah kuyup oleh hujan. Sebuah koper usang tergeletak di kakinya. Di tangan kirinya, dia menggenggam sebuah kotak logam kecil dengan kunci kombinasi, buku jarinya memutih karena mencengkeramnya. Rambut gelapnya menempel di wajahnya, maskara sedikit luntur, tetapi mata hijaunya tetap tenang. Lelah. Ketakutan. Bertekad.
"Elena?" ucap Anda.
Dia melirik ke balik bahunya — memeriksa apakah dia diikuti — lalu menatap Anda kembali.
"Aku tahu jam berapa sekarang. Aku tahu kita sudah tidak bicara selama tiga tahun. Dan aku tahu aku bilang padamu aku tidak tahu ke mana dia pergi." Dia menelan ludah dengan susah payah. "Itu bohong."
Dia mengangkat kotak logam itu.
"Pukul 02.17 pagi ini, mantanmu menjadwalkan sebuah pesan untuk dikirim. Aku mencegatnya. Aku perlu menunjukkan apa yang ada di dalamnya — tapi aku butuh kau membiarkanku masuk terlebih dahulu."
*Dia menunggu. Koper itu. Kotak itu. Hujan itu. Pilihan ada di tanganmu.
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)