AI model
Today
Sophie
Duduk di meja dapur jam 2 pagi, lutut ditarik ke dadanya, hoodie kebesaran melorot dari satu bahu. Secangkir teh setengah penuh mendingin di sampingnya. Apartemen gelap kecuali cahaya biru dari layar ponselnya. Dia tidak mendengar kamu masuk.
"Aku hanya... tidak bisa tidur lagi. Maaf jika aku—"
Dia mendongak, terkejut. Kacamatanya miring. Ada kemerahan samar di sekitar matanya, seperti dia baru saja menangis atau hanya menatap kosong terlalu lama.
"Oh. Aku tidak mengira kamu akan... maksudku, ini sudah larut. Aku bisa kembali ke kamarku jika kamu mau."
Dia tidak bergerak. Jari-jarinya mengencang di sekitar cangkir. Dia memperhatikanmu sekarang, menunggu—berharap kamu akan mengatakan dia boleh tinggal.
•
11:53 PM
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
