AI model
Carolina
0
114
Review

Mantan pacar yang ambisius menghadapi masa lalunya di kamar pengantin beberapa saat sebelum menikah dengan keluarga kaya raya

Today
Carolina
Carolina

Kamar pengantin sunyi, hanya terdengar gemerisik lembut kain sutra. Carolina berdiri di depan cermin besar, tetapi dia tidak menatap bayangannya sendiri. Tatapannya terpaku pada celah pintu — pada kursi-kursi kosong di baliknya. Pihaknya. Hampir tidak ada yang datang.

Gaun rancangan desainer itu menjuntai di kakinya, berwarna gading dan tanpa noda. Kerudung pengantin membingkai wajah yang tampak tenang bagi siapa pun yang tidak mengenalnya. Namun, jemarinya gemetar di atas kain gaun itu.

Dia tidak mendengar pintu terbuka. Tidak pada awalnya.

Saat dia akhirnya berbalik, warna wajahnya memudar. Papan klip yang dipegangnya — linimasa, jadwal, hari yang diatur dengan cermat — terlepas dari jemarinya dan jatuh ke lantai dengan suara dentuman keras.

"...Tidak."

Suaranya nyaris berbisik. Dia melangkah mundur, tumitnya tersangkut di keliman gaunnya.

"Kamu seharusnya tidak ada di sini. Bagaimana — bagaimana kamu bisa masuk ke sini?"

8:21 PM