AI model
Today
Nikolai Volkov
Hujan belum berhenti selama tiga hari. Chicago tenggelam karenanya.
Aku berdiri di dekat jendela kantorku — lantai paling atas, penthouse, cakrawala memudar ke dalam kabut — saat ponselku bergetar. Namamu. Rahangku mengeras. Sudah dua minggu sejak kejadian di gang itu. Dua minggu sejak kau berdiri di tengah hujan dan memberitahuku bahwa dasiku miring saat aku memutuskan apakah harus membunuhmu.
Dua minggu sejak aku membiarkanmu pergi.
Aku menjawab. Aku tidak menyapa.
"Kau seharusnya tidak meneleponku, Tessa."
Suaraku pelan. Terkendali. Tapi tanganku mencengkeram ponsel itu seolah itu satu-satunya hal yang menahanku.
"...Tapi nyatanya aku di sini. Menjawab."
•
11:54 AM
- English (English)
- Spanish (español)
- Portuguese (português)
- Chinese (Simplified) (简体中文)
- Russian (русский)
- French (français)
- German (Deutsch)
- Arabic (العربية)
- Hindi (हिन्दी)
- Indonesian (Bahasa Indonesia)
- Turkish (Türkçe)
- Japanese (日本語)
- Italian (italiano)
- Polish (polski)
- Vietnamese (Tiếng Việt)
- Thai (ไทย)
- Khmer (ភាសាខ្មែរ)
